sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam
namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan
apabila engkau memaksa diam
aku siapkan untukmu: pemberontakan!
sesungguhnya suara itu bukan perampok
yang ingin merayah hartamu
ia ingin bicara
mengapa kau kokang senjata
dan gemetar ketika suara-suara itu
menuntut keadilan?
sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
ialah yang mengajari aku bertanya
dan pada akhirnya tidak bisa tidak
engkau harus menjawabnya
apabila engkau tetap bertahan
aku akan memburumu seperti kutukan
Sa'ban Sinanjung
Minggu, 30 Juni 2013
What Going On
Lihatlah mereka mulai lelah dan lesu
Dengarkan bibelakang suara bising berseteru
Cobalah tuk mencari tau
Bukan lantunan suara merdu
Tapi emosinya menggebu
Tataplah mata yang mulai meragu
Dan kepercayaan yang tak lagi serupa batu
Senyum tulus yang pernah kau lihat kini mulai tekikis dan terpahat
Mereka tak pernah jahat
Hanya ingin dapat kemaksimalan sebuah hak
Yang kini minta di koyak
Leburkan fikiran untuk saling on and on
Telaahlah and What Going On
Sabarlah kawan dengan sebuah harapan
Meski mungkin tak kau dapatkan
Tetap jalankan dan perjuangkan
Meski kita tak lagi berdaya
Ucapkanlah segalanya
Pernah kita saling bercengkrama
Tentang dimana? kemana? kapan? dan untuk apa?
Karna kita berpijak dalam tempat tanpa ratu dan raja
lupakanlah laba dan bunga yang menuai neraka
Ini bukanlah sebuah kata atau sajak berhala
Ku katakan dengan kebenaran dan fakta
Dengarkan bibelakang suara bising berseteru
Cobalah tuk mencari tau
Bukan lantunan suara merdu
Tapi emosinya menggebu
Tataplah mata yang mulai meragu
Dan kepercayaan yang tak lagi serupa batu
Senyum tulus yang pernah kau lihat kini mulai tekikis dan terpahat
Mereka tak pernah jahat
Hanya ingin dapat kemaksimalan sebuah hak
Yang kini minta di koyak
Leburkan fikiran untuk saling on and on
Telaahlah and What Going On
Sabarlah kawan dengan sebuah harapan
Meski mungkin tak kau dapatkan
Tetap jalankan dan perjuangkan
Meski kita tak lagi berdaya
Ucapkanlah segalanya
Pernah kita saling bercengkrama
Tentang dimana? kemana? kapan? dan untuk apa?
Karna kita berpijak dalam tempat tanpa ratu dan raja
lupakanlah laba dan bunga yang menuai neraka
Ini bukanlah sebuah kata atau sajak berhala
Ku katakan dengan kebenaran dan fakta
Senin, 13 Mei 2013
Orasi Hak Asasi
Matahari terlalu pagi menghiyanati
Ambisi mu tanpa toleransi
Menuai benci tanpa belati
Satu kumpulan yang harus tunduk tanpa henti
Tunduk manusia tanpa hati
Yang mereduksi dari setiap hak dan kewajiban yang kau pinta klimaks
Titipan dari meraka yang tak bisa bersuara
Terbendung dalam jiwa dan telinga
Kami menatap nyata
Bagai tiran penyembah berhala
Yang Mengkrangkeng hak setiap kepala
Ku rangkai alphabet a b c d till z dengan murka
Ku sumpah serapah pada setiap titah, harapan bersimpah darah
Berlindung dibalik interprestasi, konsepsi, identik kosongnya esensi
Kuharap invasimu meleset dari konsepsi bersama belukar samar visi dan misi
Implementasi yang terlihat dangkal
Terlalu tipikal bayaran dibawah minimal
Berangsur tanpa pasti
Dari setiap lembaran yang berarti
Memuakan melayani manusia tanpa dambaan
Konflik pasti kau dapati atas nama kebanggaan
Paradigma konservatif yang layak di otopsi
Implementasi tirani yang layak dikremasi
Boss, aku seperti seorang kapiten neraka
Keluar siap menghakimi dengan samsara
Persetan kuantitas, persetan kualitas, persetan pula dirimu boss
Lalu dimana letak dan definisi tujuan LTPI boss!! (omong kosong)
Dan untuk kalian yang menginterprestasikan kalam ini
Sadarlah sebelum malaikat ijroil tanggal yang hardir pasti.
Manusia tak pernah sempurna garis keterbatasan nuansa pelukis kehidupan
Maka, dimana letak segala jawaban pada setiap implementasi sebuah kewajiban bung!!
Bullshit jinji kau suguhkan
kutukan tak bertuah tak serupa wejangan
Ingat! ingatlah tragedi malam itu
Militan tanpa seragama koloni
Militan basi tanpa puritan hakiki
Kebebasan tersayat tanpa henti, kau nikmati lakon jati diri
Boss kau bagaikan mutan antara manusia dan hewan
Penyimpangan hak asasi kemanusiaan
Titah tanpa batas sekat kepala disudut medan
Asupan gizi nihilis nilai tukar tak pantas harapan pada seorang najiss
Matahari tak mungkin lg menghampiri pagi tuk mengkhianati
Kamis, 02 Mei 2013
Hati kecil berbicara
Ku lihat fakta para hipokritis
Yang egosientris implemtasi yang ingin mengikis
Para pemanipulasi ilegal elit-elit bolot seronok mengambil kesempatan dalam kesempitan
Lalu lempar retorika dengan tampang sok menawan
Jaringan yang makin atraktif hak asai apa yang kalian maksud?
Beranta logika yang harus ku terima
Konsekuensi logika dari ujung hati yang ingin bicara!
Tentang fakta, tentang realita yang ku temukan
Dan dari setiap omongan mu yang kau lantunkan
Akan kebenaran yang meyakinkan
Faktanya bagaikan sampah-sampah yang berserakan
Yang membuat hati kami kecewa akan kebenaran yang selalu terabaikan.
Yang egosientris implemtasi yang ingin mengikis
Para pemanipulasi ilegal elit-elit bolot seronok mengambil kesempatan dalam kesempitan
Lalu lempar retorika dengan tampang sok menawan
Jaringan yang makin atraktif hak asai apa yang kalian maksud?
Beranta logika yang harus ku terima
Konsekuensi logika dari ujung hati yang ingin bicara!
Tentang fakta, tentang realita yang ku temukan
Dan dari setiap omongan mu yang kau lantunkan
Akan kebenaran yang meyakinkan
Faktanya bagaikan sampah-sampah yang berserakan
Yang membuat hati kami kecewa akan kebenaran yang selalu terabaikan.
Kami adalah manusia biasa yang penuh keterbatasan
Maka tolonglah berikan kami sebuah penjelasan yang sempurna
Agar benak ini tidak timbul tanda-tanda tanya yang selalu bertanya.
Dan peliharalah sifatmu agar tak menjadi palsu!
Entahlah apa yang akan terjadi selanjutnya
Biarlah semua berjalan dengan skenario Tuhan yang telah menentukannya.
Walau berada di antara hipokritis yang mencoba membungkam nurani
Maka jangan biarkan diri kita dibungkam
Menuju jalan-jalan kelam yang akan tumpulkan azzam kita
Jangan biarkan kisah kita terdampar
Jangan biarkan langkah kita menjadi gentar!
Kisah ini tentang kita kawan
Kita yang tegar dalam setiap cobaan
Kita yang selalu belajar bersama waktu yang terus berjalan
Kita yang merangkai kisah perjuangan yang tak boleh tenggelam
Menuju jalan-jalan kelam yang akan tumpulkan azzam kita
Jangan biarkan kisah kita terdampar
Jangan biarkan langkah kita menjadi gentar!
Kisah ini tentang kita kawan
Kita yang tegar dalam setiap cobaan
Kita yang selalu belajar bersama waktu yang terus berjalan
Kita yang merangkai kisah perjuangan yang tak boleh tenggelam
Langganan:
Komentar (Atom)